Detail Berita

Disperindag Tunggu Jawaban Ombudsman

26 Februari 2018
08:29:19 WIB
plutbulungan.id-PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Adanya temuan maladministrasi di Pasar Induk Tanjung Selor telah disikapi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Bulungan. Termasuk dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Induk. 

Rekomendasi Ombudsman RI Perwakilan Kaltara terkait standar operasional prosedur (SOP) sudah dilaporkan dan dilakukan pembenahan di Pasar Induk. "Laporan sudah kami kirimkan ke Ombudsman RI Perwakilan Kaltara sejak awal Februari," ujar Gerilawansyah, Kepala Bidang Koperasi Disperindagkop dan UMKM Bulungan, Kamis (22/2). 

Dia mengatakan, laporan merupakan uraian permasalahan yang ditemukan Ombudsman, termasuk sejumlah bukti pun dilampirkan untuk pendukung. Namun, hingga kini Disperindagkop belum menerima jawaban dari Ombudsman hal-hal yang masih perlu dibenahi. 

Menurutnya, setelah adanya temuan adanya maladministrasi itu, pihaknya langsung menindaklanjuti. "Kami tunggu saja tanggapan dan hasil dari Ombudsman yang sudah terima laporannya," kata dia. 

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Induk Tanjung Selor Jolly Kamser Sinaga membenarkan bahwa laporan sudah diserahkan. Langkah yang dilakukan setelah adanya temuan maladministrasi, pihaknya mengingatkan ke pedagang agar tidak terjadi lagi jual beli tempat berjualan.

“Data yang ada saat ini sekitar 800 pedagang. Itu sudah termasuk yang menempati kios, meja los dan lapak. Para pedagang itu yang aktif membayar retribusi," ujarnya. 

Sementara itu, pedagangan musiman yang berjualan di area Pasar Induk tidak dilakukan pendataan oleh pihaknya., karena pedagang musiman setiap hari jumlahnya bisa berubah. Terkait jika masih ditemukan adanya pedagang yang memperjualbelikan los, dirinya dengan tegas menyatakan akan diberikan sanksi. 

"Kami juga saat ini masih menyusun draf untuk rancangan perda, yang nantinya dibahas bersama Disperindagkop dan DPRD Bulungan," ungkapnya. 

Dia menambahkan, paling lambat Maret mendatang draf raperda rampung dan segera diajukan ke DPRD Bulungan.

Dia juga menyatakan akan membenahi kondisi pasar, karena sudah melakukan studi banding ke Pasar Sanggam Berau, beberapa waktu lalu. "Semoga desain dan konsep pembenahan pasar, serta raperda yang diajukan dapat disetujui DPRD," ujarnya. (uno/fen) 

Share



0 Komentar

    Form Komentar