Detail Berita

Ingatkan Distributor Jaga Stok

12 April 2018
10:36:07 WIB
adminplutbulungan.idPROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menjelang Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Bulungan memberikan perhatian khusus terhadap stok kebutuhan pokok di pasaran.

Tercukupinya kebutuhan pokok sebelum dan selama Ramadan hingga Lebaran Idulfitri nanti akan mengurangi potensi terjadinya kenaikan harga barang di pasaran.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Bulungan Hamdi Efendi menyatakan pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap stok setiap barang kebutuhan pokok yang memang dibutuhkan masyarakat.

Dia menekankan kepada distributor untuk tetap menjaga stok kebutuhan pokok di gudang penyimpanan agar tidak sampai kosong dan bisa menyebabkan kelangkaan.

“Memang yang kami tekankan adalah distributor jangan sampai barang kosong, karena merekalah yang mendatangkan barang, bukan kami. Kami hanya regulasi dan pengawasan,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/4).

Terkait harga kebutuhan pokok di masyarakat, dia mengatakan, biasanya akan dibentuk tim terpadu lintas sektoral untuk mengawasi ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok. Itu untuk menjaga agar stok kebutuhan pokok bisa aman selama Ramadan.

“Masalah harga nanti ada tim. Kemudian, untuk yang melakukan pengawasan terhadap barang yang beredar nanti dari Disperindagkop provinsi,” ujarnya.

Tahun lalu, Pemprov Kaltara juga membentuk tim terpadu yang terdiri dari Bulog, Disperindagkop, kepolisian dan instansi terkait lain untuk menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di Kaltara pada bulan Ramadan. Tim itu juga bertugas mengawasi distributor nakal yang menimbun barang kebutuhan pokok untuk mendapatkan untung yang tinggi. Selain itu, juga melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap barang kedaluarsa yang berpotensi diedarkan di masyarakat.

Sementara, persediaan beras di gudang Bulog Bulungan diklaim aman hingga Idulfitri mendatang. Bulog Bulungan saat ini memiliki persediaan sekitar 250-300 ton. Memasuki Ramadan, Bulog Bulungan juga akan ada penambahan 400 ton beras.

“Stok sampai Ramadan hingga Idulfitri aman. Kami menunggu proses pengiriman saja,” kata Kepala Bulog Bulungan Oktavianur, belum lama ini.

Namun, berbeda dengan beras, stok gula di gudang Bulog Bulungan justru cepat habis. Permintaan gula di Bulungan yang cukup tinggi, tidak dibarengi dengan pasokan. Pada Februari lalu, Bulog mendapatkan kiriman 150 ton gula, namun habis sebelum akhir Maret. Dia menyebut gula Bulog sudah dipesan banyak distributor sebelum stoknya datang.

“Begitu stok datang, tidak bisa tersimpan lama, karena memang mereka sudah pesan duluan,” sebutnya.

Dia menuturkan, gula Bulog dijual ke distributor dengan harga Rp 11 ribu per kilogram (kg). Distributor menjual ke pengecer di kisaran Rp 12 ribu per kg. Sementara, harga eceran tertinggi (HET) gula di Bulungan Rp 12,5 ribu per kg.

“Kalau ada pedagang yang menjual gula di atas Rp 12,5 ribu per kg, maka akan kena sanksi. Itu tugasnya Satgas Pangan memberi sanksi,” ujarnya. (rus/fen)

Share



0 Komentar

    Form Komentar