Detail Berita

Kawasan Wisata Jadi Pengembangan UMKM

14 Februari 2018
08:23:30 WIB
adminbulung.id-PROKAL.CO, TARAKAN - Produk rumahan atau kerajinan tangan dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan wisata pesisir Tarakan, menambah daya tarik tempat wisata di Bumi Paguntaka.

Bahkan, Pemkot Tarakan telah menyiapkan 10 galeri yang digunakan pelaku UMKM untuk memamerkan produknya. Mulai dari kuliner, batik hingga lukisan dengan harga yang diharapkan bisa dijangkau. Kerajinan tangan ini diharapkan bisa menjadi oleh-oleh saat berkunjung ke tempat wisata pesisir.  

"Semuanya adalah produk Tarakan. Ada batik Tarakan, ada krupuk Tarakan,  ada seniman Tarakan,  semuanya versi Tarakan. Jadi kalau tamu ke sini mau cari oleh-oleh Tarakan, bisa," ujar Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Ahad (11/2).

Menurutnya, Pemkot Tarakan memang sengaja menggandeng pelaku UMKM dalam pengembangan obyek wisata sebagai upaya menggiatkan perekonomian. Mengingat, peluang pengembangan UMKM cukup besar bila melihat potensi yang dimiliki Tarakan sebagai kota transit dan perdagangan. 

Sehingga, lanjutnya, dari kehadiran pelaku UMKM ini perputaran uang di objek wisata kawasan pesisir nantinya bisa meningkat. Pemkot juga sedang melengkapi ornamen dan lampu hias di lokasi wisata agar bisa dikunjungi pada malam hari.

Pemkot juga sedang merancang wisata perahu di lahan 13 hektare yang berada di belakang Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB). “Di pinggiran 13 hektare itu ada kanal. Di situ nanti kami siapkan perahu-perahu isi satu, isi dua, isi lima, ada juga yang rombongan, yang bermesin juga ada. Itu pakai aki, tidak ada suaranya, tidak ada polusinya,” beber Sofian.

Salah satu pelaku UMKM, Sony Lolong menyambut positif niat Pemkot Tarakan memberdayakan pelaku UMKM dalam kawasan wisata. Ia berharap jumlah gerai suvenir bisa ditambah agar menampung lebih banyak pelaku UMKM.

“Saat ini memang kami hanya beberapa produk saja, karena gazebo terbatas, namun ketika natusias masyarakat dan teman-teman tinggi, kemungkinan lahan masih ada,” ujar pengusaha batik Tarakan ini. (mrs/fen) 

Share



0 Komentar

    Form Komentar