Disperindagkop Tunggu Panggilan Ombudsman

plutbulungan.id- TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan yang merupakan stakeholder dalam penanganan Pasar Induk Tanjung Selor, hanya menunggu panggilan Ombudsman Perwakilan Kaltara.

Hal ini terkait adanya temuan kasus maladministrasi yang ditangani Ombudsman. Terutama untuk los agro dan rumah toko (ruko) yang dibangun di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Bulungan Ajer Supriyono mengakui hingga saat ini belum mendapat arahan. Karena memang belum ada kesimpulan yang diperoleh dari pemeriksaan Ombudsman.

“Apabila sudah ada kesimpulan nantinya disampaikan kepada Bupati. Dari hasil kesimpulan itu, maka hal-hal yang dapat kami lakukan berupa perbaikan,” ujarnya, Rabu (26/7).

Diakuinya, di Pasar Induk banyak permasalahan yang kompleksitas dan mengurai benang kusut. Meskipun demikian, Disperindagkop berupaya untuk melakukan pembenahan setelah ada hasil kesimpulan dari Ombudsman.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Induk Tanjung Selor Joly Kamser Sinaga, mengakui sudah dipanggil dua kali oleh Kepala Disperindagkop menyangkut permasalahan ini. “Terkait los agro dan ruko tidak ditemukan kesalahan. Tapi Ombudskan menemukan adanya dugaan maladministrasi. Tapi hasil kesimpulannya belum diperoleh, jadi kita tunggu saja,” singkatnya. (uno/fen)