Pelaku UMKM Jadi Target KUR

plutbulungan.id-PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun ini mengalami kenaikan, yakni mencapai Rp 110 triliun. BRI Tanjung Selor sebagai salah satu bank penyalur KUR menargetkan Rp 70 miliar.

Dana tersebut untuk dua kabupaten, yakni Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung (KTT). Upaya yang dilakukan untuk memenuhi target tersebut, kata Kepala Cabang BRI Tanjung Selor M Jusharyadi P, salah satunya dengan menggandeng para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan usaha ritel untuk menjadi mitra.

“Untuk triwulan pertama Januari-Maret, sudah terserap kisaran 18 miliar (rupiah),” sebut Jusharyadi pada Kamis (4/5) lalu.

Serapan tertinggi masih didominasi pelaku usaha UMKM, yakni mencapai 80 persen. Pihaknya pun melihat pertumbuhan UMKM di Bulungan cukup tinggi sehingga KUR lebih banyak terserap di sektor itu.

“Potensi sekali untuk mencapai target di atas 67 miliar (rupiah) atau lebih,” sebutnya.

Dia mengatakan, turunnya bunga KUR dari 12 persen menjadi 9 persen, juga menjadi salah satu dampak banyaknya pelaku UMKM yang mengajukan kredit untuk pengembangan usaha. Bahkan, lanjutnya, dalam sebulan selalu ada UMKM yang naik status.

Namun masih belum stabilnya harga batu bara maupun di sektor perkebunan, diakuinya cukup memengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Tak terkecuali di wilayah Bulungan dan sekitar. Namun, dia memastikan tidak berpengaruh signifikan terhadap penyaluran KUR.

Disinggung soal kredit macet, Jusharyadi mengaku hingga kini pengembalian kredit atau angsuran masih lancar. “Penyaluran kredit pun kita tetap selektif. Jadi tidak sembarangan memberikan kredit. Tetap dengan standar perbankan. Diutamakan pelaku UMKM yang prospektif dan punya potensi berkembang,” ujarnya. (san/fen)